Loading
Assalamualaikum Wr. Wb. Blogger Informasi . . . Semoga Blog Ini Menarik Untuk Kalian Semua . . .
DEMI MASA
Tampilkan postingan dengan label Sholat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2011

Apa yang menyebabkan kita MENINGGALKAN sholat ?

Sholat merupakan kebajiban yang harus dilaksanakan oleh kita sebagai umat islam, dan bila tidak melaksanakannya tentu kita akan mendapatkan dosa, karena hukumnya wajib. sekarang ini banyak orang yang melalaikannya, sebenarnya apa sih yang membuat mereka meninggalkannya, di bawah ini adalah berbagai penyebab yang membuat kita meninggalkan sholat, versi blog ini :
  • sholat dianggap rutinitas bukan kebutuhan
mungkin kita selama ini tidak menyadarinya, tetapi mulai dari awal cobalah untuk merasa bahwa sholat murupakan kebutuhan kita rohani maupun jasmani, dengan demikian perasaan butuh kita akan sholat dapat mendorong kita agar melaksanakannya terus menerus.
  • Menunda-nunda Waktu Sholat
"ah nanti saja sholatnya!! waktunya masih panjang" pernahkah kita mengucapkan atau berfikir seperti ini. menunda-nunda bukan hanya tidak baik, akan tetapi jika kita terus menerus, perasaan kita sewaktu akan menunaikan sholat akan terasa malas, untuk itu segeralah jangan menunda-nunda
  • Sibuk dengan Aktivitas Lain
Hal ini yang pada umumnya terjadi saat ini, disebabkan olaeh tuntutan kerja, kesibukan sekolah, dan masalah duniawi lainnya, hal yang satu ini juga membuat kita Menunda-nunda waktu Sholat kita.
  • Menyepelekan Waktu
Adakah orang di sekeliling kita berbicara "Ngapain Sholat?, toh aku masih muda", sungguh disayangkan jika ada, JANGAN MEREMEHKAN UMUR KITA, kita tidak tahu kapan kita meninggal dan dimana tempat kita meninggal, kita juga tidak tahu apa kita diberi umur sampai tua atau tidak, Demi Massa sungguh mereka orang merugi.
  • Sombong dengan Amalan kita
Yang satu ini mungkin jarang terjadi, tetapi sifat sombong seakan amal kita terlalu banyak sehingga tidak perlu melakukan amalan lain lagi termasuk sholat sangatlah tidak baik, karena amalan pertama yang ditanyakan adalah sholat.

semoga kita selalu menunnaikan perintah-Nya amminnnn

read more...

Minggu, 21 November 2010

Hadist Tentang Sholat Tarawih

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pada suatu malam salat di masjid lalu para sahabat mengikuti salat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau salat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti salat Nabi n), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadan.”(Muttafaqun ‘alaih)
  • "Artinya : Dari Jabir bin Abdullah radyillahu 'anhum, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pernah salat bersama kami di bulan Ramadan (sebanyak) delapan raka'at dan witir (satu raka'at). Maka pada hari berikutnya kami berkumpul di masjid dan mengharap beliau keluar (untuk salat), tetapi tidak keluar hingga masuk waktu pagi, kemudian kami masuk kepadanya, lalu kami berkata : Ya Rasulullah ! Tadi malam kami telah berkumpul di masjid dan kami harapkan engkau mau salat bersama kami, maka sabdanya "Sesungguhnya aku khawatir (salat itu) akan diwajibkan atas kamu sekalian".(Hadits Riwayat Thabrani dan Ibnu Nashr)
  • "Aku perhatikan salat malam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, yaitu (Ia) salat dua raka'at yang ringan, kemudian ia salat dua raka'at yang panjang sekali, kemudian salat dua raka'at, dan dua raka'at ini tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya, kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian witir satu raka'at, yang demikian adalah 13 raka'at".Diriwayatkan oleh Malik, Muslim, Abu Awanah, Abu Dawud dan Ibnu Nashr.
  • "Artinya : Dari Abi Salamah bin Abdurrahman bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah radyillahu anha tentang salat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam di bulan Ramadan. Maka ia menjawab ; Tidak pernah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam kerjakan (tathawwu') di bulan Ramadan dan tidak pula di lainnya lebih dari sebelas raka'at 1) (yaitu) ia salat empat (raka'at) jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian ia salat empat (raka'at) 2) jangan engkau tanya panjang dan bagusnya kemudian ia salat tiga raka'at".[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim
  • read more...

    Jumat, 19 November 2010

    Rukun Sholat


    Rukun-rukun Sholat

    Sholat memiliki rukun-rukun yang jika ditinggalkan salah satunya, maka batal sholatyang dilakukan. Rukun-rukun tersebut adalah:

    1. Niat. Yaitu azam (kemauan yang kuat dari) hati untuk menunaikan sholat tertentu.

    2. Takbiratul ihrom.

    3. Berdiri jika mampu dalam sholat wajib.

    4. Membaca surat al-Fatihah pada setiap roka’at.

    5. Ruku’.

    read more...

    Syarat Sah Sholat


    Syarat-syarat sahnya Sholat

    1. Islam. Tidak sah sholat orang yang kafir demikian juga tidak diterima semua amalannya

    2. Berakal. Orang gila tidak wajib sholat,

    3. Baligh. Tidak wajib sholat atas anak kecil hingga dia baligh berdasarkan hadits di atas, hanya saja hendaknya dia disunnahkan agar dipe-rintah sholat ketika berusia tujuh tahun,

    4. Suci dari hadats kecil dan hadats besar. Hadats kecil adalah batalnya wudhu, dan hadats besar ketika seorang belum mandi dari janabah

    5. Kesucian tubuh, pakaian, dan tempat dari najis.

    6. Sudah masuk waktu sholat. Tidak wajib sholat kecuali ketika sudah masuk waktunya, tidak sah sholat jika dikerjakan sebelum waktunya

    7. Menutup aurot.

    8. Niat.

    9. Menghadap kiblat.

    read more...

    Manfaat Sholat Bagi Kesehatan

    Shalat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!
    Mari kita coba simak setiap gerakan dalam ibadah Solat berikut ini :
    TAKBIRATUL IHRAM
    Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.


    Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
    Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

    RUKUK
    Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
    Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi
    bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

    I'TIDAL
    Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
    Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih
    lancar.

    SUJUD
    Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
    Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

    DUDUK
    Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
    Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

    SALAM
    Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
    Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
    BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar & dalam.

    PACU KECERDASAN
    Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
    Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
    Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

    PERINDAH POSTUR
    Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
    Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

    MUDAHKAN PERSALINAN
    Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-’organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

    PERBAIKI KESUBURAN
    Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya
    otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
    Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

    AWET MUDA
    Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
    Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

    read more...

    Sabtu, 10 Juli 2010

    Sholat Bagi Orang Sakit

    Kewajiban mengerjakan shalat lima waktu harus dikerjakan oleh setiap orang mukmin dalam keadaan bagaimanapun. Selama manusia itu masih bernafas dan fikirannya masih sehat (tidak gila). Hal tersebut bukan berarti agama Islam adalah agama yang memberatkan bagi pengikutnya. Sebagai bukti bahwa agama Islam tidak memberatkan bagi pengikutnya adalah keringanan dalam menjalankan shalat fardlu bagi orang yang sedang sakit. Adapun macam keringanan dalam mengerjakan shalat bagi orang yang sedang sakit adalah :
    • Shalat dengan duduk

    seseorang yang sedang sakit dan tidak kuasa (tak mampu) untuk mengerjakan shalat dengan berdiri, mak diperbolehkan untuk mengerjakan shalat dengan duduk. Adapun tata cara mengerjakan shalat dengan duduk adalah :
    1. Duduk menghadap kiblat dengan posisi duduk iftirasy(duduk diantara dua sujud). Lalu membaca niat diteruskan dengan takbiratul ihram sebagaimana shalat dengan berdiri
    2. Cara rukuknya yaitu dengan membungkukkan badan sedikit dan telapak tangan di taruh di paha
    3. Sujudnya dikerjakan seperti sujud biasa

    • Shalat dengan berbaring
    jika tidak mampu mengerjakan shalat dengan duduk, maka kita boleh mengerjakannya dengan berbaring terlentang dengan posisi kedua kaki diarahkan ke kiblat, kepala diganjal bantal agar mukanya bisa menghadap ke kiblat. Cara rukuknya yaitu dengan menggerakkan kepala agak ke depan. Sedangkan cara sujudnya yaitu dengan menganggerakan kepal ke depan dan lebih ditundukkan agar tidak sama dengan rukuk.

    Jika dengan cara duduk atau berbaring terlentang tidak mampu, maka boleh dikerjakan dengan cara berbaring miring dengan menghadapkan wajah dan seluruh anggota tubuhnya ke arah kiblat. Adapun cara rukuk dan sujudnya yaitu dengan menggerakkan kepala semampunya sebagai isyarat.

    • Shalat dengan isyarat.

    Apabila sudah tidak mampu mengerjakan shalat dengan duduk atau dengan berbaring. Maka boleh dikerjakan dengan isyarat, baik dengan kepala atau dengan mata. Jika dengan anggukan kepala atau dengan kedipan mata sudah tidak mampu, maka boleh mengerjakan shalat dengan hatinya saja
    read more...